Home » Hotel di Ciwidey » Manajement Public Relations Hotel Ciwidey

Manajement Public Relations Hotel Ciwidey

Minggu, Februari 23rd 2014. | Hotel di Ciwidey

Manajement Public Relations Hotel Ciwidey

Manajement Public Relations Hotel Ciwidey , Menurut Belch and Belch (1998:518) MPR adalah kegiatan Public Relations yang dirancang untuk mendukung tujuan pemasaran. Sedangkan menurut Burnett and Moriarty (1998:345) MPR adalah bagian dari Public Relations yang dihasilkan. Fill (1995:401) menyatakan bahwa MPR adalah salah satu fungsi manajemen untuk mengidentifikasi, membangun dan mempertahankan hubungan yang saling menguntungkan antara organisasi dan publik yang menentukan berhasil atau tidaknya suatu perusahaan, dan juga publik khusus  yaitu para pelanggan, konsumen, dan klien yang menentukan apakah suatu transaksi akan dilakukan atau tidak.

MPR merupakan suatu suatu kombinasi dari berbagai teknik komunikasi yang jika digunakan secara benar dan profesional, akan membantu perusahaan untuk mencapai tujuan penjualan dan pemasaran (Weiner dalam Harris; 1998:20). Sedangkan Rhenald Kasali (2003:14) mengungkapkan bahwa MPR adalah bagian dari kegiatan Public Relations yang tujuannya untuk mendukung kegiatan di bidang pemasaran. Saat ini MPR memanfaatkan teknik dan teknologi pemasaran langsung agar dapat menjangkau para pelanggan (Uyung Sulaksana, 2003:130). Adapun element-element dari MPR itu sendiri menurut Kotler, Bowen and Makens (2002:604) adalah publikasi, events, berita, kegiatan sosial dan media identitas.

Manajement Public Relations Hotel Ciwidey

Dari berbagai definisi dapat disimpulkan bahwa MPR merupakan komunikasi yang dapat dipercaya untuk menjembatani perusahaan dengan para konsumennya dengan tujuan menambah nilai pelanggan dan merangsang pembelian serta kepuasan konsumen dan sekaligus membentuk kesan atas perusahaan. Dalam fungsinya sebagai pendukung kegiatan pemasaran, MPR memanfaatkannya sebagai pendukung kegiatan pemasaran, MPR memanfaatkan teknik dan teknologi dengan tujuan membangun ekuitas merek, menginformasikan, meningkatkan pemahaman, membangun kepercayaan, menciptakan harapan para pelanggan, dan memberikan alasan untuk membeli.

Dalam industri perhotelan, persepsi para pelanggan mengenai kesan suatu perusahaan akan menentukan apakah pelanggan tersebut akan memilih untuk tinggal di hotel tersebut atau tidak. Persepsi para pelanggan ini dapat terbentuk dalam berbagai informasi yang diterimanya. Umumnya, para pelanggan hotel lebih memilih sumber informasi personal yang positif yang akhirnya akan membantu pembentukan nilai,meningkatkan reliabilitas hotel dan mengurangi resiko yang diterima para pelanggan sehingga akhirnya akan meningkatkan loyalitas para pelanggan (Bowen and Chen 2001:213-217).

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa komunikasi perusahaan antara lain dapat melalui promosi yang dilakukan seperti MPR yaitu manajemen hubungan yang berfokus kepada pengelolaan hubungan organisasi dengan publiknya melalui tahapan proses manajemen dengan memanfaatkan teknik dan teknologi untuk mencapai tujuan pemasaran sehingga akan meningkatkan loyalitas para pelanggan. MPR juga merupakan suatu kegiatan Public Relations yang dirancang untuk mendukung tujuan pemasaran yang berorientasi kepada para pelanggan dengan cara mengidentifikasi, membangun dan mempertahankan hubungan yang saling menguntungkan dengan para pelanggan melalui komunikasi informasi yang kredibel serta kesan yang dapat mengidentifikasikan perusahaan dengan produknya berdasarkan keinginan dan kebutuhan para pelanggan sehingga dapat meningkatkan loyalitas.

Manajement Public Relations Hotel Ciwidey

Komunikasi dalam bentuk MPR ini antara lain bertujuan agar dapat memberikan nilai para pelanggan yang superior. Nilai para pelanggan itu sendiri adalah suatu perbandingan antara manfaat yang diterima para pelanggan dengan biaya yang dikeluarkan pelanggan. Oleh karenanya nilai para pelanggan merupakan inti dari suatu hubungan di mana pemahaman dan operasi terhadap pembentukan nilai pelanggan tersebut merupakan komponen utama suatu perusahaan dalam melaksanakan hubungannya dengan para pelanggan sehingga akan menghasilkan nilai pelanggan yang superior, yang merupakan kunci untuk menciptakan loyalitas para pelanggan. Perusahaan dapat meningkatkan nilai pelanggan dengan memenuhi atau melebihi harapan para pelanggan. Pengetahuan mengenai para pelanggan yang dikombinasikan dengan inovasi dan kreativitas dapat menghasilkan nilai pelanggan yang superior dan meningkatkan loyalitas.

Tidak terpenuhinya tuntutan tamu hotel akan jasa hotel oleh pihak perusahaan, menjadi suatu peluang bagi para pesaing untuk dapat memenuhi tuntutan tamu hotel tersebut. Caranya adalah dengan menciptakan nilai yang superior yang akan diterima oleh para pelanggan hotel. Menurut Barnes (2001:110) nilai para pelanggan merupakan inti dari suatu hubungan di mana pemahaman dan apresiasi terhadap pembentukan nilai para pelanggan merupakan komponen utama suatu perusahaan dalam melaksanakan hubungannya dengan para pelanggan. Sedangkan Duchessi (2002:22) mengungkapkan bahwa nilai para pelanggan merupakan kombinasi antara berbagai manfaat produk (kinerja, kenyamanan dan keindahan) dan manfaat layanan (reliabilitas, kecepatan dan kompetensi) yang diterima pelanggan sasaran pada harga yang wajar. Menurutnya, perusahaan dapat meningkatkan nilai pelanggan dengan tiga cara yaitu (1) menekankan kepada manfaat produk atau jasa dengan harga konstan, (2) mengurangi harga dengan menawarkan manfaat produk atau jasa yang kompetitif dan (3) melakukan keduanya yaitu meningkatkan manfaat produk dan jasa serta menurunkan harga secara simultan.

Hollensen (2003:40) berpendapat bahwa nilai pelanggan adalah perbedaan antara manfaat yang diperoleh para pelanggan dari memiliki dan menggunakan suatu produk dengan biaya untuk memperoleh produk tersebut. Adapun komponen dari manfaat yang didapat adalah nilai produk, nilai layanan, nilai teknis dan nilai komitmen. Komponen dari biaya dibagi menjadi dua yaitu harga yang dibayarkan dan biaya internal pelanggan seperti biaya waktu, pemeliharaan, pelatihan dan energi. Sucherly (2002:6) mengemukakan bahwa untuk memenangkan persaingan, setiap perusahaan harus mampu mempertahankan dan meningkatkan nilai para pelanggan yang superior.

Manajement Public Relations Hotel Ciwidey

Artinya nilai jasa yang dirasakan para pelanggan dari perusahaan harus lebih tinggi daripada nilai jasa yang dirasakan oleh para pelanggan dari pesaing. Menurut Hoffman and Bateson (1997:154) dan Kotler (2003:34), nilai dari pelanggan merupakan perbedaan antara manfaat yang diharapkan para pelanggan atas suatu produk atau jasa yang diterima dengan biaya yang harus dikeluarkan oleh para pelanggan dalam mengevaluasi, mendapatkan, menggunakan dan membuang produk atau jasa tersebut. Adapun manfaat yang dirasakan mencakup manfaat produk, pelayanan, karyawan, serta citra, sedangkan biaya yang dikeluarkan terdiri dari biaya moneter, waktu, energi dan psikologis.

Nilai para pelanggan dapat ditingkatkan dengan memperluas atau memperbaiki manfaat produk atau jasa yang diterima, mengurangi harga, atau kombinasi antara kedua hal ini. Pengetahuan tentang para pelanggan yang dikombinasikan dengan inovasi dan kreatifitas dapat menghasilkan nilai pelanggan yang superior (Keegan 1999:163); (Day 1999:132).

Duchessi (2002:85) berpendapat bahwa bahan dasar dari nilai para pelanggan adalah kualitas produk, kualitas pelayanan dan harga. Perusahaan dapat meningkatkan nilai dengan memenuhi atau melebihi harapan para pelanggan diantara ketiga dimensi ini. Karena itu menurutnya, nilai para pelanggan adalah kualitas produk ditambah dengan kualitas pelayanan dibagi dengan harga. Karena itu nilai merupakan seperangkat manfaat produk dan pelayanan yang ditukarkan untuk suatu harga. Perusahaan yang menggunakan harga sebagai senjata bersaing harus mempunyai strategi keunggulan yang dikorbankan dalam menciptakan keunggulan kompetitif yang dapat dipertahankan. Pengetahuan mengenai para pelanggan digabungkan dengan inovasi dan kreatifitas dapat mengarah pada perbaikan produk dan jasa yang berarti bagi para pelanggan. Bila manfaat itu cukup kuat dan cukup bernilai bagi para pelanggan, sebuah perusahaan tidak perlu menjadi pesaing yang menawarkan produk dengan harga rendah untuk memenangkan persaingan.

Di hotel Ciwidey Bandung Jawa Barat juga menawarkan berbagai macam tipe hotel dengan beraneka ragam harga. Ada penginapan yang berupa resort dengan memasang harga yang cukup tinggi dengan menjual selain tempat atau kamar untuk menginap akan tetapi juga menyediakan berbagai macam fasilitas di dalamnya, seperti kolam renang, berkuda, flying fox, strawberry petik sendiri, dan lain sebagainya. Selain itu juga pemandangan alamnya indah, suasananya nyaman dan udaranya pun sejuk. Ada juga penginapan yang bergaya modern tetapi hanya menawarkan sebatas kamar untuk menginap saja. Hotel seperti ini biasanya mematok harga dibawah resort. Ada lagi penginapan yang paling murah yaitu berupa home stay yang tidak ada patokan dasar harganya sehingga para pengunjung  yang datang ke Ciwidey bandung Jawa barat dapat menawar harga menginap dalam semalam, hal ini dikarenakan home stay belum masuk ke dalam organisasi sebuah perusahaan akan tetapi masih merupakan milik perorangan sebuah rumah yang disewakan.

Perwujudan kondisi di atas hanya mungkin dilakukan apabila sebuah perusahaan mampu mengikuti atau mengantisipasi pergeseran tuntutan pelanggan agar mencegah terjadinya perpindahan para pelanggan (customer migration) yang disebabkan oleh menurunnya nilai para pelanggan superior menjadi nilai pelanggan inferior. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa nilai para pelanggan superior adalah kunci untuk menciptakan loyalitas (kotler 2003:37). Seperti yang dikatakan Michael Lanning dalam Kotler (2003:37) bahwa sebuah perusahaan harus dapat membangun suatu proposisi nilai suatu perusahaan tidak lain adalah posisioning perusahaan. Hal ini menyangkut hasil dari pengalaman para pelanggan dan hubungan mereka dengan para pemasok, di mana produk yang dihasilkan harus menyiratkan janji perusahaan mengenai pengalaman yang dapat diharapkan oleh para pelanggan. Pemenuhan janji tersebut tergantung kepada kemampuan perusahaan dalam mengelola sistem penyampaian nilai yang meliputi seluruh kombinasi yang diperoleh para pelanggan dalam rangka mendapatkan produk perusahaan

4. Loyalitas para Pelanggan Hotel  Ciwidey

Dube et al (2003:124) berpendapat bahwa dengan menciptakan nilai para pelanggan setiap hari dan setiap saat, akan meningkatkan loyalitas. Hal ini berlaku pada semua industri dan semua segmen konsumen. Secara spesifik ia menyebutkan bahwa pada industri  jasa perhotelan, atribut fisik merupakan salah satu sumber nilai yang sangat penting.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa nilai para pelanggan yang superior adalah suatu komitmen yang mendalam dalam menciptakan loyalitas para pelanggan, terlepas dari pengaruh situasional dan usaha-usaha pemasaran yang dapat menyebabkan berubahnya perilaku sehingga akan meningkatkan pendapatan pada perusahaan.

Aspinal (1993:16) menyebutkan bahwa pengetahuan perusahaan akan pelanggan dan keinginannya, para pesaing, dan kemampuan relatif dibanding para pesaing sangat penting untuk penciptaan loyalitas pelanggan. Hal ini mengingat bahwa pada dasarnya retensi pelanggan muncul sebagai akibat langsung dari loyalitas para pelanggan yang merupakan aset tak ternilai bagi perusahaan, karena karakteristik dari konsumen yang loyal menurut Griffin (2002:31) adalah melakukan pembelian ulang secara teratur, membeli di luar lini produk/jasa, mengajak orang lain, serta menunjukkan kekebalan dari tarikan persaingan. Selanjutnya Griffin (2002:12) mengemukakan keuntungan-keuntungan yang akan diperoleh perusahaan apabila memiliki konsumen yang loyal seperti mengurangi pengorbanan negosiasi kontrak, pemrosesan pesanan, mengurangi korban turnover konsumen, meningkatkan penjualan silang, yang akan memperbesar pangsa pasar perusahaan, word of mouth yang lebih positif dengan asumsi bahwa konsumen yang loyal juga berarti mereka yang merasa puas serta mengurangi pengorbanan kegagalan.

Demikian semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda, semoga topik yang disajikan bermanfaat Manajement Public Relations Hotel Ciwidey.

Advertisement
tags: , , , ,

Related For Manajement Public Relations Hotel Ciwidey

Comment For Manajement Public Relations Hotel Ciwidey

Booking Hotel Ciwidey Di Sini !!!

picasion.com gif maker

PAKET WISATA CIWIDEY MURAH !

picasion.com gif maker

Booking MS Hotel Ciwidey Di Sini !!!

picasion.com gif maker

Beli Tiket Kawah Putih Ciwidey Di Sini !!!

picasion.com gif maker

Bandrek Abah Online

RSS Hotel Ciwidey Goal

  • 6 Surprising Ways to Travel for Free or on the Cheap
    Were it not for the cost, many of us would spend significantly more time on vacation. The following free and cheap travel methods are certainly less conventional, but offer an array of culturally immersive, educational, and worthwhile experiences for those willing to get outside their comfort zone and stretch their travel budget. 
  • What Not to Pack for a Vacation and Buy in Your Destination Instead
    When we travel, we want to feel confident that we have everything we need. We've also all experienced that anxious feeling of having forgotten something at home. However, it's sometimes better to leave things behind. Hear us out: Even if you pride yourself on being an efficient packer, you’ll travel lighter with fewer items in […]
  • The Best Time to Visit Switzerland: A Season-by-Season Guide
    A trip to Switzerland offers unparalleled natural beauty and adventure no matter when you visit. Nestled between the Alps and Jura Mountains, the alpine nation is full of vibrant cities, incredible landscapes, and exciting activities. With distinct topographies throughout its regions, Switzerland is also full of diverse microclimates. Every season offers something different. The best time […]